Kinerja APBD Kabupaten Magetan s.d. 30 September 2026

Infografis ini menyajikan Laporan Kinerja APBD Kabupaten Magetan per 30 September 2026. Secara umum, realisasi pendapatan daerah menunjukkan hasil yang sangat baik, sementara realisasi belanja daerah masih perlu dioptimalkan, khususnya pada sektor belanja modal.
Berikut adalah poin-poin penting dari grafik dan rincian data tersebut:
1. Realisasi Pendapatan Daerah (Capaian: 83,90%)
• Anggaran vs Realisasi: Dari pagu anggaran sebesar Rp 1,71 Triliun, telah terealisasi sebesar Rp 1,43 Triliun.
• Pendapatan Asli Daerah (PAD): Mencapai 81,19% (Realisasi Rp 283 Miliar dari pagu Rp 348 Miliar).
• Pendapatan Transfer: Mencapai 84,59% (Realisasi Rp 1,15 Triliun dari pagu Rp 1,36 Triliun).
• Analisis: Kinerja pendapatan dinilai cukup baik dan konsisten karena didukung kuat oleh capaian dana transfer maupun PAD.
2. Realisasi Belanja Daerah (Capaian: 69,68%)
• Anggaran vs Realisasi: Dari pagu anggaran sebesar Rp 1,79 Triliun, baru terealisasi sebesar Rp 1,24 Triliun.
• Belanja Operasi: Berjalan cukup baik di angka 71,82% (Realisasi Rp 1,03 Triliun).
• Belanja Modal: Masih sangat rendah, yaitu baru 32,42% (Realisasi Rp 43,2 Miliar dari pagu Rp 133,2 Miliar).
• Belanja Transfer: Mencapai 79,08% (Realisasi Rp 165,7 Miliar).
3. Rekomendasi Utama
Berdasarkan analisis singkat pada infografis, rendahnya penyerapan pada Belanja Modal (32,42%) menjadi catatan penting. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk:
• Melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan fisik.
• Mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.
• Mengoptimalkan serapan anggaran belanja agar target di akhir tahun anggaran dapat tercapai secara maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SURVEY SKM :
MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN
Profil Pengadaan Barang/Jasa