Bertempat di Ruang Rapat Ki Mageti, pada hari Jumat (24/01/2025) Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun 2024 dan Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun 2025. Rapat yang dipimpin Pj. Sekretaris Daerah menghadirkan Kepala SKPD/Unit Kerja se Kabupaten Magetan.
Evaluasi pelaksanaan APBD 2024 menjadi langkah penting dalam memastikan efektivitas pengelolaan keuangan daerah dan pencapaian target pembangunan yang telah direncanakan. Sepanjang tahun 2024, pemerintah daerah telah berupaya mengoptimalkan pendapatan, baik melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), transfer dari pemerintah pusat, maupun sumber lainnya. Evaluasi terhadap realisasi pendapatan menunjukkan sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat dicapai, sekaligus mengidentifikasi kendala yang muncul dalam prosesnya.
Dari sisi belanja, pelaksanaan APBD 2024 ditinjau untuk menilai efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, terutama dalam belanja operasional, belanja modal, serta belanja tidak terduga. Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam realisasi anggaran, seperti keterlambatan pencairan, perubahan regulasi, serta kondisi ekonomi yang fluktuatif, menjadi bagian penting dalam evaluasi. Selain itu, pencapaian program prioritas daerah, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan ekonomi masyarakat, turut menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan APBD tahun ini.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pemerintah daerah kini tengah mempersiapkan pelaksanaan APBD 2025 dengan lebih cermat. Penyusunan kebijakan anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman tahun sebelumnya, serta menyesuaikan dengan prioritas pembangunan dan kondisi ekonomi yang berkembang. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan efektivitas pendapatan daerah dengan mengoptimalkan sumber-sumber PAD serta memaksimalkan pemanfaatan dana transfer dari pusat.
Selain itu, efisiensi dalam belanja daerah menjadi perhatian utama agar alokasi anggaran dapat lebih tepat sasaran. Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan ekonomi daerah menjadi prioritas utama dalam rencana belanja APBD 2025. Sinkronisasi dengan kebijakan nasional juga menjadi langkah strategis agar program-program daerah dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional.
Untuk memastikan pelaksanaan APBD 2025 berjalan sesuai rencana, mekanisme monitoring dan pengendalian akan diperkuat. Pengawasan yang ketat terhadap realisasi anggaran diharapkan dapat mengurangi potensi penyimpangan serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan berbagai langkah persiapan ini, pemerintah daerah berharap APBD 2025 dapat lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Evaluasi Pelaksanaan APBD TA 2024 dan Persiapan Pelaksanaan APBD TA 2025
